Semoga Anda berkenan dengan suguhan artikel yang satu ini..
Kisah Nyata - Page 1

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisahnyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecildi White Oak ,, Georgia , Amerika.
Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik,sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya.
Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Diasering pulang malam-malam dalam keadaan mabuk, lalu memukulianak dan isterinya.
Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kotabesar, New York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, laludia naik bis menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupanyang baru.
- jhoni : istrinya adalah seorang wanita yang memiliki rasa welas asih, dia juga akan bahagia berada dimanapun...mengapa??? karna dihatinya penuh dengan cinta.. seperti ...
- eQa : sebagai sesama kaum cewek, gue kagum banget sama sang istri. tapi secara individu, kalo gue jadi si istri? mana gue mau balik ...
Sebuah Kisah Nyata.. tentang seseorang yang pernah terjerat dalam penyalahgunaan Narkoba

Jika waktu bisa kembali ke masa lalu. Saya ingin sekali melihat terakhir kali wajah ayah saya sebelum meninggal. Dia adalah pahlawan bagi saya. Saya ingin meminta maaf kepadanya.
Begitulah ungkapan TPI Boyo, salah seorang pengidap HIV Aids saat ditemui Global kemarin. Seperti juga dengan kondisi orang yang sehat. Boyo, begitu ia akrab disapa, fisiknya masih kelihatan sehat dan bugar. Tapi di balik itu, tersimpan sebuah rahasia Tuhan yang tak bisa ia hindari. Kematian.
- GoldGloryGospel : penyesalan selalu tepat waktu.. :) ga usah mikirin cara nebus kesalahan! [-X pikirin cara memperbaiki hidu lo ...
- 4ny1 : MASYAALLAH, :( untuk semuanya, yakinlah bahwa Tuhan telah mengatur hidup kita jalanilah hidup ini dengan keridoan, keikhlasan dan ...
oleh : Pusan Fauzan
Aku dulu pernah “mainan” di jakarta .. aku memang hobi melakukan hal2 semacam sulok gitu. Aku mengembara di jalanan jakarta dengan niatan sulok selama beberapa tahun.
Pas waktu itu aku ngamen. pas ada bis aku naik .. pas mau nggenjreng gitar kulihat ada anak kecil 3 perempuan dan 1 cowok masih kecil2 tampak murung di kursi bis belakang .. lalu aku gak jadi nggenjreng ku samperin ke 4 bocah tadi … lalu kutanyai ,” lho kalian mau ambil ya? ambil sana …”.
Terus bocah2 tadi yang awalnya tampang sebal plus takut sama aku agak sedikit kaget dan riang … juga sedikit malu gimana gitu
“nggak .. om aja yang ambil..”
Lalu kuliatin satu2 … tampang mereka kasihan sekali .. semuanya kulitnya penuh penyakit kulit. Lalu kulihat satu yang paling besar salah satu diantara mereka .. kupegang lengannya dan kusuruh ambil. Lalu mereka pun menyanyi dalam bis dan ngambilin uang2. Aku liatin mereka dari kursi paling belakang disamping kenek yang cuek.
- Pusan Fauzan : Hai Vania .... tapi yang penting kamu mau khan jadi pacarkuu ?? :)
- vania : :peace: tindakan spontan yg didasari oleh hati yg murni merupakan sebuah kegembiraan baik bagi orang lain maupun diri sendiri...
oleh: Pusan Fauzan
Kemarin aku nongkrong di warnet sebelah kantor. Gak lempar2 koran soalnya lom terbit yg edisi baru. Pas lagi menikmati rokok dan kopi .. ada seorang anak kecil masuk warnet masih mengenakan seragam sekolah. Lalu temanku bilang sama aku .. “San .. tuh anak blank ngapain ke warnet.. masih seragaman .. “.
Lalu kutengok tuh anak .. wah dia gak bisa login .. lalu aku ajari cara login. Sudah login dia gak tau apa2 .. lalu kuajari buka mozilla. Udah gitu dia juga gak tau harus ngapain .. aku berpikir sejenak .. lalu kubukain aja games.co.id. Kupilihkan game berdandan. Tapi karena komputer hang akhirnya kupilihkan game mewarnai saja. Lalu dia mewarnai dengan gembira. Kuajari sedikit dia langsung bisa mewarnai.
- someone_female : :applause: salut banget sm pusan fauzan :applause:
- jj : Jarang bgt y ad co yg punya jiwa besar kya gt djman skr.. Salut bgt deh!!! :applause: ^:)^ Mdh2an ...
Sebuah kisah nyata yang menyentuh nurani Dwi Indarti, sehingga dituangkan dalam tulisan olehnya. Semoga kita dapat ambil hikmahnya
Sore setelah hujan lebat mengguyur Jakarta. Genangan air dan kemacetan sudah menjadi menu setelah hujan. Aku duduk sendiri di dalam mikrolet M 01 ke arah pasar senen. Pak sopir masih sabar menunggu penumpang lain. Kasihan, dalam hatiku. Di depan UI ini hanya ada satu penumpang, yaitu aku. Kalo mau jujur, rasanya mau turun saja dan ganti bis lain yang lebih cepat supaya segera sampai rumah. Terlepas dari kemacetan Sudirman dan Imam Bonjol, kesabaranku kembali di uji oleh mikrolet yang sedang ‘ngetem’.
- chillinaris : :(( Allah' the Greatest !!
- h2 : mudah2an semakin membuat kita yakin sama kuasanya, semuanya benar2 sudah diatur dengan sangat teratur...-Anak2, bpk cinta kaian semua-
H O M E