Semoga Anda berkenan dengan suguhan artikel yang satu ini..
Archive Page 8

Master Cheng Yen adalah pendiri Yayasan Sosial Tzu Chi ( www.tzuchi.or.id ), Aktivitas sosialnya telah merambah ke seluruh dunia termasuk Indonesia dan mencakup berbagai aspek kehidupan. Berikut petikannya tentang rasa puas :
- Semua materi di dunia memang untuk dipergunakan oleh manusia, namun bagi yang tidak mengenal puas dan karena kurang bijaksana akan diperbudak oleh materi.
- Bila dapat menekan hasrat yang berlebihan, maka dalam hidup ini, tidak akan ada lagi hal yang layak untuk saling berhitungan.
- Bila mengenal puas, kehidupan baru bisa penuh dengan kegembiraan dan ketenteraman.
- Orang yang mengenal kepuasan, meskipun tidur dilantai, selalu merasa damai dan bahagia. Bagi orang yang tak mengenal puas, walau berada di sorgawi sekalipun, tetap masih merasa belum sesuai dengan keinginannya.
- Lautan di bumi dapat ditimbun rata, namun mulut manusia yang kecil malah tidak bisa diisi penuh selamanya.
- Uang bisa mencelakakan juga bisa menolong manusia, manfaatkanlah sebaik-baiknya untuk membantu sesama, jangan diperbudak oleh uang.
- sartono : Sungguh sangat mulia hatimu master cheng yen.. :pray:
- ricky : master cheng yen is the best...tzu chi its ok...hahahah =))
Dear Para Terroris,
Bahkan jika kamu tidak mau baca surat ini kami pun tidak perduli. Lagi dan lagi kalian mengganggu dan mengacaukan kehidupan kami - membunuh para penduduk yang tidak berdosa, dengan bom yang terencana di stasiun kereta api, bus dan mobil-mobil. Kalian berusaha keras untuk membuat kami panik, takut dan membuat huru-hara tetapi sayangnya tidak pernah berhasil. Apakah kalian tau bagaimana kami melewati hidup kami di Mumbai ? Bagaimana kami berjuang hanya untuk mendapatkan satu rupee ? Jika kalian ingin membuat kami mengalami goncangan maka maaf aja, kalian benar-benar gagal dengan rencana busuk kalian. Lebih baik kalian mencari tempat lain, bukan di sini.
Kami bukanlah orang-orang hindu dan muslim atau Gujarat dan Marathis atau suku Punjab dan Bengali. Juga kami di sini, tidak membeda-bedakan status kami sebagai pengusaha atau karyawan, orang-orang pemerintahan atau pekerja lepas. KAMI ADALAH ORANG MUMBAI. Kami tidak akan mengizinkan kalian dapat mengacaukan kehidupan kami. Kembali ke masa dulu, penyerangan terorismu di thn 1993 ( 250 orang meninggal dan 500 terluka ), Keesokan harinya kami telah beraktivitas dan bekerja seperti biasa. Sekarang ini Kami membersihkan semuanya hanya dalam beberapa jam dan aktivitas kami kembali normal - para penjual keliling mulai berjualan, Orang-orang mulai bertransaksi bisnis seperti biasa dan karyawan-karyawan kantoran berlarian mengejar kereta api agar tidak ketinggalan sampai di kantor mereka.
Cam kan ini : Hanya dalam 3 jam setelah penyerangan, Orang-orang Mumbai secara sukarela datang mengantri untuk mendonorkan darahnya bagi mereka-mereka yang terluka, dimana hampir semua yang terluka tertolong segera. Menjelang jam 12 malam, pihak rumah sakit mengumumkan bahwa sumbangan darah telah lebih dari cukup dan tidak membutuhkan donor darah lagi. Keesokannya, anak-anak mulai pergi bersekolah dan kantor-kantor mulai beraktivitas. Kereta api dan bus-bus mulai beraktivitas dan keramaian kota mulai kembali. Kota kami hanya berdebu sebentar.
Kami adalah Orang Mumbai dan kami di sini, hidup seperti saudara. Jangan mengira kami bisa ditakuti dengan mainanmu. Spirit dan Solidaritas orang-orang Mumbai sangat kuat dan tidak tergoyahkan.
Mohon forward surat ini kepada orang lain. Kita tidak pernah tau, mungkin suatu hari ada penyerangan-penyerangan lagi dan biar pesan ini bisa dibaca oleh semua orang, agar kita tidak usah takut dan takluk terhadap mereka dan biar ini terdengar oleh para teroris.
With Love,
Orang-Orang Mumbai.

CERITA ini dua hari lalu merebak kalangan anggota Dewan yang terhormat. Seorang anggota Dewan pada suatu siang ditelepon oleh seorang perempuan. Suara di sana berkata, ” Selamat siang Bapak Anggota Dewan.” Dari suaranya perempuan itu masih muda.
Siang.Ini siapa ya?” tanya anggota Dewan itu.
Saya Anne, yang pernah tidur bersama Bapak waktu itu,” jawab si perempuan.
” Hahh???” sang anggota DPR terdengar penasaran.
1. Karakter Orang Bergolongan Darah B
Orang dengan golongan darah B mer
Cara Berkomunikasi dengan Orang Bergolongan Darah B
Untuk lebih jelas,
“ Mulailah pembicaraan dengan runtun, jangan melompat-lompat karena mereka kurang menyukai hal-hal yang tidak teratur.
“ Jangan memulai pembicaraan tanpa mengakhirinya.
“ Gunakan data-data akurat, bukan rekaan.
“ Jika mengajak kerjasama, pastikan bahwa mereka bersedia.
“ Berbicaralah kepada otaknya bukan hatinya. Gunakan lebih banyak fakta rasional daripada sosial.
“ Jangan menggunakan 
Orang dengan golongan darah B lebih suka mendengarkan uraian rinci dan runtun. Mereka suka ada awal dan akhir dari sebuah percakapan. Karena mereka sangat concern dengan apa yang t
Tidak ada alasan bagi kita untuk Tidak Berkarya.. - Anthony Dio Martin

Pembaca, sebenarnya tidak ada kata terlalu muda ataupun terlalu tua untuk mencapai apa yang ingin Anda raih.
Cobalah pertimbangkan kehidupan orang-orang ini: George Burns memperoleh piala Oscar ketika usianya sudah mencapai 80 tahun, Golda Meir menjadi Perdana Menteri Israel pada usia 71 tahun, Mozart baru berusia 7 tahun ketika komposisinya diterbitkan untuk pertama kali, Moses mulai melukis ketika dia berusia 80 tahun.
Dia telah menyelesaikan lebih dari 1.500 buah lukisan selama hidupnya, dan 25% dari lukisannya diselesaikan ketika dia berusia 100 tahun, Benyamin Franklin menerbitkan surat kabar ketika dia berusia 16 tahun, dan dia membantu menyusun kerangka UUD Amerika Serikat ketika dia berusia 81 tahun.
H O M E