
Sungguh beruntung mereka yang dalam hidupnya memiliki kesempatan mengalami rasa bakti / cinta kepadaNya dan berkesempatan melayani sesama. Mereka yang demikian mengalami rasa bahagia di dalam hati mereka. Hidup mereka pun menjadi lebih berwarna dan lebih berarti.
Saya sendiri telah membandingkan, orang-orang yang hidupnya tidak melakukan pelayanan dengan mereka yang melakukan pelayanan dalam kehidupan sehari-hari mereka dan mengalami rasa bakti. Dengan mudah saya bisa menyadari dan mengetahui yang mana lebih bahagia dalam hidupnya.
Walaupun ada saja dari mereka kelihatannya hidup sederhana dan apa adanya. Tapi mereka yang dikaruniai bakti dan pelayanan, hidupnya jauh lebih bahagia, simpel dan diwarnai oleh Kasih. Inilah satu-satunya jalan menuju Kebahagian sejati, Kasih.
Dalam kesempatan ini, semoga kita berdoa kepada Tuhan, untuk meminta satu hal ini. Agar tumbuh rasa bakti / devotion dalam hati kita, rasa ingin melayani dan berbagi dalam hati kita. Inilah yang membuat hidup kita menjadi bermakna.
11 Komentar Terbaru :
[ Beri Komentar Anda - Website ini berkembang bila Anda ikut memberi komentar ]
S I D E B A R
H O M E
Tell A Friend..
Jul 9th, 2009 at 11:41 pm
bertekunlah dalam melayani dan tambahkan kasih
Jun 19th, 2009 at 3:13 pm
Bersyukur dan terima kasih kepada Tuhan merupakan yang utama
Bilamana seseorang bersikap baik dan berbuat baik terhadap orang lain, tetapi bersikap sebaliknya dengan orang tua dan saudara sendiri, maka segala “kebaikan” patut dipertanyakan dan sungguh disayangkan. Karena seperti para Suci mengatakan bahwa sesungguhnya diantara segala kebajikan, maka kebajikan dari Bakti yang paling utama.
Orang Suci pun mengajari bahwa bila ingin mencapai alam bahagia Surga, maka hormati ayah ibu dan dengan sungguh hati melayani dan membalas budi jasanya. Oleh sebab itulah terdapat kata-kata “Surga berada ditelapak kaki ibu”
Itu adalah wujud dari Bakti yang perlu kita pancarkan terhadap orang tua kita
Semoga kita dapat menjadi teladan semoga kebahagiaan bersama kita semua
Jika ada kata-kata yang salah atau tidak tepat, saya mohon maaf
Thank’s
Jun 5th, 2009 at 8:57 am
:applause:
That’s right!!!!
Jun 6th, 2009 at 9:40 pm
kita sbgai orng2 yg tlah d pilih hrus slalu berdoa :pray: untk pertumbuhan rohani i indonesi spya karunia2 yg tlah tuhan brikan tdk hlng :peace:
Jun 2nd, 2009 at 10:32 am
damai d hati dan d bumi …….. kita d utus untuk melayani … :hug:
Jun 1st, 2009 at 12:44 am
aq disini sendiri tau tahu aq masih lom bisa membahagiakan, aq disini hidup sebantangkara kala hati ku ingat tuhan aq hanya bisa berdoa :pray: :pray:
:pray: maafkan lah anak domba nie tuhan :pray:
Jun 4th, 2009 at 10:54 pm
apakah sebatang kara = merasa sendirian, tidak ada siapa2 ?
well, kalo saya bole jujur..
dalam hidup ini, saya banyak mengalami masalah.. seolah2 tidak ada habis2nya..
tapi anehnya di saat2 kritis dan sangat dibutuhkan.. selalu ada jalan.. selalu ada keberuntungan.. bukan hanya saya, begitu juga dengan orang2 lain, banyak yang mengalami juga.
Berarti kita sebenarnya diperhatikan.. dan kita sebenarnya tidak pernah sendirian.. Mungkin kita perlu sedikit peka untuk menyadari hal2 demikian.
saya pernah dengar kutipan ini dari seseorang untuk saya waktu dulu :
“Yang penting Bila Anda bersedia berbuat kebajikan dan menolong orang lain di mana saja dan kapan saja dengan segala kemampuan Anda, maka percayalah keberuntungan2 yang menakjubkan itu akan menghampiri Anda.”
“Setelah mengalami hal2 yang menakjubkan, Kamu Akan Tahu, Bahwa Kamu Tidak Pernah Sendiri.. “
May 28th, 2009 at 10:14 am
tepat sekali..
hal yang paling membahagiakan di saat kita melayani sesama,Tuhan dan juga mengalahkan dosa…
Have a blessed day…
May 27th, 2009 at 12:22 am
bakti, kebaktian, kerja bakti sampe surbakti sdh saya kenal…tp kebahagiaan relatif, satu yang yg terpenting dalam hidup menurut saya. takut dosa.
Jun 4th, 2009 at 11:03 pm
Bila masih ada rasa takut dosa, rasa takut akan berbuat kesalahan.. maka cinta / bakti belum akan muncul
May 26th, 2009 at 1:02 pm
kudapatkan kebahagiaanku dengan membahagiakan orang lain….