Semoga Anda berkenan dengan suguhan artikel yang satu ini..
-
Film ini bercerita tentang sebuah robot mungil pengelola sampah (Wall-E) yang jatuh cinta dengan robot canggih Eve.
Wall-E hidup sendirian selama beratus-ratus tahun setelah kepergian semua manusia ke luar angkasa. Kecuali pada tahun 2805, hidupnya ditemani oleh seekor kecoa.
Tanpa sengaja Robot ini mengadaptasi perilaku & emosi manusia yang ditontonnya melalui teve & video, sisa2 barang peninggalan manusia.
pada tahun tersebut, robot canggih Eve diutus ke bumi untuk meneliti apakah masih ada tumbuhan di Bumi, pertemuan Eve dan Wall-e pun terjadi.
Dan Wall-E pun mulai jatuh cinta kepada Eve. Tetapi Eve tidak mengerti, menyadari & menanggapi. Tanpa putus asa, Wall-E menunjukkan cintanya ke robot Eve secara lugu.
Dan ia pun memberikan kado istimewanya ke Eve berupa “tumbuhan kecil” yang tidak sengaja ia temukan sewaktu mengangkut sampah. Dan misi Eve pun selesai. Eve menjadi tidak aktif dan dibawa kembali ke luar angkasa.
Merasa ditinggal, Wall-E pun mengejar Eve sampai berhasil ikut pesawat luar angkasanya. Dan di sinilah inti cerita dimulai. Bagaimana Eve akhirnya menyadari, perjuangan & pengorbanan Wall-E selama di bumi untuk memperhatikan Eve. Disisi lain, Ada robot2 lainnya yang tidak suka dengan penemuan “tumbuhan” tersebut, dan mereka berusaha melenyapkannya. Wall-E & Eve pun berjuang untuk mendapatkan kembali “tumbuhan” tersebut, untuk diserahkan ke Kapten pesawat. Dengan menemukan “tumbuhan” tersebut, artinya Bumi telah layak dihuni dan saatnya pesawat Axiom untuk kembali ke bumi.
Dalam perjuangan tersebut, Wall-E membayar mahal yang berakibat tubuh robotnya mengalami kehancuran. Setelah pesawat kembali ke bumi. Eve pun berjuang menghidupkan kembali Wall-E dari perkakas rongsokan yang ada di garasinya Wall-E. Akhirnya Wall-E hidup kembali dan ingatannya pulih. Lalu Wall-E & Eve pun berciuman. ( robot berciuman ??
).
Happy Ending.
Pesan Moral dalam film ini :
- Kejar & raihlah cintamu.
- Hati Eve pun akhirnya luluh, setelah merasakan ketulusan Wall-E.
- Jangan minder, walau Wall-E hanya robot pengangkut sampah & tidak canggih, tetap ia tidak merasa minder dalam mencintai Eve.
- Karena cinta & demi kebaikan, walau tubuh hancur & luka, itu tidaklah sia2 & membawakan kebahagiaan pada akhirnya.
- Jangan mau hidup kaya robot.
- Robot aja tidak bisa hidup tanpa cinta. Apa lagi manusia ???
Berikanlah Komentar Anda
S I D E B A R
H O M E
Tell A Friend..
Komentar :
Aug 29th, 2008 at 2:39 am
Blognya Menarik. akan saya tunggu updates berikutnya.
Salam kenal.
GBU
Aug 29th, 2008 at 9:58 am
Trm Kasih.
mudah2an blog ini akan update terus.
Aug 29th, 2008 at 10:55 am
Filmnya uda di tonton..Emang bagus…
Walaupun ga banyak omong, tapi kita nangkep artinya..
Manusia juga terlalu terlena di luar angkasa sampe2 badannya kayak jelly..
Bener2 film lucu n bagus…
Sep 11th, 2008 at 1:46 pm
Dari semua film animasi… Wall-e adalah animasi yg wa tunggu2.. Sayangnya, nontonnya ga sempet krn siboek. Hiks hiks…..
Sep 11th, 2008 at 2:04 pm
he.he. untung msh ada DVD nya.. lol.. yg bajakan dah bagus jg kan
Sep 15th, 2008 at 10:11 am
Isi blog ini bagus2, pas kisah gadis pemain piano membuat aq jadi terharu n nangis. hik..hik..hik
Sep 15th, 2008 at 10:56 am
ya.. tetapi dia lebih beruntung dari kebanyakan orang.. dia telah melayani dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.. big heart.. semoga kt bersedia mengikut jejak gadis pemain piano.. Hee Ah Lee.
Oct 27th, 2008 at 10:55 pm
wah, yg saya tangkep di film ini ga ke arah crita cinta wall-e saja, krn spertinya itu jg ada di film2 lain ^^, tp lebih ke gimana bumi nantinya jika setiap orang di dunia ini gak mau berusaha, karena semuanya serba dibantu robot. manusia jadi useless dan individualis. gambaran masa depan yg bagi sy ckup mengerikan. hehe,cm masukan aja..
Oct 27th, 2008 at 11:19 pm
@sya : betul, itu salah satu aspek utamanya..
tapi emang sengaja diulas unsur “cinta” nya, karena lebih dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.